Easy With Knowledge
News  

Uni Emirat Arab (UEA) menginginkan produk pertanian halal di Indonesia, katanya.

Wartawan Tribunnews.com Yanwar Rizki Yvanda

Dunia-Ilmu.com, Jakarta Menteri Pertanian Siharul Yassin Limpo mengatakan produk Indonesia sangat membutuhkan hasil ekonomi akibat epidemi dan perang di Ukraina.

Salah satu syaratnya adalah Uni Emirat Arab telah menetapkan produk pertanian Indonesia halal.

“Ke depan, Uni Emirat Arab akan menghubungi kami untuk meminta berbagai produk pertanian halal kami.” (7/2022).

Baca lebih banyak: Usai Idul Adha, Mentan meninjau stok dan harga pangan di Makassar

Menurutnya, ini merupakan peluang bagi Indonesia, karena negara tetangga seperti Malaysia tidak bisa mengekspor kemana-mana.

“Dia (Malaysia) memperkuat ketahanannya. Kalau stok kita banyak, kenapa tidak?

Maka hari ini, PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk mengatakan bahwa ekspor produk unggas merupakan langkah besar bagi negara dan pangan nasional.

“Kita punya ayam, telur, unggas, oke, karena ada beberapa yang bisa diekspor. Lalu ada negara yang siap menerima, sudah (Singapura) terima dari Brazil dan Malaysia. Ini terbuka untuk kita. Kenapa tidak?” Dia menyimpulkan.

Adapun untuk semester I 2022, ekspor PT Charoen Pokphand Indonesia TB telah mencapai 500 kontainer dan 1.269390 ekor per hari sejak 2017.

Baca lebih banyak: Menteri Pertanian SL meninggalkan China untuk ekspor Pyongyang

Sejak tahun 2017, dengan dukungan dan dorongan dari pemerintah khususnya Kementerian Pertanian, PT Charon telah berhasil membuka pasar produk unggas, pakan unggas dan DOC.

Produk PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk diakui secara internasional dalam hal Sertifikat Halal, Good Manufacturing Experience (GMP), FSSC 22000 dan Veterinary Control Number (NKV).

Peternakan unggas Indonesia adalah yang pertama masuk ke Jepang, Papua Nugini, Republik Demokratik Timor Leste dan terakhir Qatar pada Februari 2021.

Sumber artikel =https://www.tribunnews.com/bisnis/2022/07/13/mentan-syahrul-sebut-uni-emirat-arab-minati-produk-halal-pertanian-ri