Easy With Knowledge
News  

Rusia menyerang gudang makanan di pelabuhan Odesa, harga gandum naik.

Wartawan Tribunnews.com Namira Ionia Lestanti

Dunia-Ilmu.com, KIEV – Serangan rudal Rusia terhadap gudang makanan Ukraina di pelabuhan Laut Hitam Odessa menyebabkan harga gandum melonjak di pasar perdagangan internasional.

Menurut laporan dari Bloomberg, serangan Moskow dilakukan oleh militer Moskow menggunakan rudal jelajah setelah Rusia dan Ukraina menandatangani perjanjian kerja sama untuk mengekspor makanan melalui tiga pelabuhan Laut Hitam.

Kedua langkah ini diambil untuk mencegah krisis pangan global yang permanen.

Baca juga: Jerman mendesak warganya untuk menghemat uang setelah Rusia kembali ke pemotongan gas yang parah

Meski rudal tersebut tidak mengenai gudang penyimpanan biji-bijian di pelabuhan. Namun, serangan itu mengancam pasokan makanan Ukraina, dengan rencana untuk mengekspor gandum dari Kiev gagal.

Tidak hanya itu, namun agresi Rusia telah memicu ketakutan berlebihan di kalangan investor, dengan ekspor gandum dan banyak komoditas pangan lainnya mengancam akan menghentikan pengiriman dari Ukraina.

Baca juga: Perbarui hari ke-153 perang Rusia vs Ukraina: Kyiv berharap untuk memasok gandum minggu ini

Hal inilah yang mendorong mereka untuk meningkatkan penjualan gandum untuk mengantisipasi memburuknya krisis pangan global.

“Melanjutkan ekspor Ukraina tidak hanya membutuhkan rute pengiriman yang aman, tetapi juga pelabuhan yang aman. Rusia menimbulkan keraguan tentang keamanan pelabuhan sebelum mengering pada kesepakatan pengiriman. Keraguan kembali,” kata seorang pengusaha Eropa.

Sebagai akibat dari lonjakan tersebut, gandum berjangka di Chicago naik sebanyak 4,6 persen menjadi $7,82 per kilo. Peningkatan ini telah menyebabkan kenaikan harga yang berkelanjutan dalam penjualan gandum dunia.

Selain itu, penjualan produk pangan lainnya seperti jagung meningkat dari 2,8 persen menjadi 5,75 dolar dan kecap meningkat 0,9 persen dan harganya mencapai 13,28 dolar per kilogram. .

Meski Ukraina mendapat berbagai ancaman dari Rusia, namun pihaknya memperkuat komitmen untuk melanjutkan ekspor pangan ke pasar dunia. Memasok hingga 5 juta ton gandum dan beberapa produk sereal dalam 120 hari ke depan.

Sumber artikel =https://www.tribunnews.com/internasional/2022/07/26/rusia-serang-gudang-pangan-di-pelabuhan-odessa-harga-gandum-langsung-melonjak