Easy With Knowledge
News  

Rancangan akhir KUHP diancam dengan hukuman maksimal 1 tahun penjara.

Wartawan Tribunnews.com Ilham Ryan Pratama

Dunia-Ilmu.com, Jakarta – Rancangan akhir Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) mengatur tentang tindakan kekerasan, kekerasan, pemeliharaan yang tidak hati-hati dan penganiayaan hewan.

Pelanggaran hak-hak hewan ditemukan dalam Pasal 338, 339 dan 340 RKUHP.

Berdasarkan Pasal 339 (1), barang siapa menganiaya hewan dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 tahun atau paling banyak 10 juta rupiah.

Pasal 339 (1) berbunyi sebagai berikut:

Pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun atau pidana penjara paling lama Kategori II untuk penyalahgunaan hewan

SEBUAH. Ini merugikan atau merugikan hewan atau membahayakan kesehatan mereka.
Berlebihan atau tanpa tujuan yang tepat; Atau
B. Berhubungan seks dengan hewan

Paragraf selanjutnya menegaskan bahwa jika hewan tersebut telah sakit lebih dari 1 minggu, cacat, luka berat atau mati, diancam dengan pidana penjara paling lama 1 tahun 6 bulan atau denda paling banyak. 50 juta.

Baca lebih banyak: Polisi mengumumkan bahwa polisi mengumumkan 600 mahasiswa Gedung DPR, 500 mahasiswa mengikuti Penyempurnaan hukum KuHp.

Sebagaimana dijelaskan pada alinea terakhir Pasal 339, hewan itu kemudian dapat ditangkap dan ditempatkan di tempat yang layak bagi hewan itu.

Pasal 340, mengatur tentang penyediaan bahan berbahaya bagi hewan. Mereka yang melakukannya menghadapi hukuman 1 tahun penjara atau denda hingga 10 juta birr.

Baca lebih banyak: Pemerintah memberlakukan 14 undang-undang kritis dalam RUU KUHP, dan 2 lainnya dicabut.

Sumber artikel =https://www.tribunnews.com/nasional/2022/07/08/draf-final-rkuhp-aniaya-hewan-dipidana-penjara-1-tahun