Easy With Knowledge
News  

Polisi jelaskan peran 4 tersangka pengurus ACT, dari pendiri hingga sekretaris yayasan

Wartawan Tribunnews.com, Rizki Sandi Saputra

Dunia-Ilmu.com, JAKARTA – Polisi menetapkan empat pimpinan organisasi amal Aksi Sepat Tangap (ACT) sebagai tersangka kasus perampokan dana sumbangan masyarakat.

Keempat tersangka tersebut adalah Ahyudin; Ibnu Kajar; Haryana Hermen dan Novariadi Imam Akbari.

Brigjen Ahmed Ramadan, Kepala Divisi Humas Mabes Polri, menjelaskan peran keempat tersangka.

Menurutnya, Ahyudin yang memimpin saat kecelakaan terjadi dan merupakan pendiri ACT.

“Kakak A selaku pendiri, sekaligus sebagai ketua pengurus Yayasan ACT dan ketua pengembang tahun 2019-2022 dan juga fakta bahwa beliau adalah pembina Yayasan ACT dan badan hukum yang terkait dengan ACT. Yayasan,” kata Ramadhan.

Saat itu, Ahuddin mendirikan ACT Foundation untuk menggalang dana melalui berbagai donasi.

Selain itu, pada tahun 2015 ini, pembina dan regulator Yayasan ACT mengeluarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang pengurangan donasi sebesar 20-30 persen.

Sebagai tambahan, Pada 2020, bersama pengurus, Dewan Syariah Yayasan ACT akan mengomentari penurunan dana abadi sebesar 30 persen.

“Kemudian pindah Yayasan untuk berpartisipasi dalam program Boeing Community Investment Fund atau BCIF Boeing Community Investment Fund untuk ahli waris korban Lion Air GT 610,” kata Ramadhan.

Baca juga: Diduga penggelapan hadiah, polisi mengungkap gaji Ketua ACT antara Rp 50 juta hingga Rp 450 juta.

Sumber artikel =https://www.tribunnews.com/nasional/2022/07/25/polisi-beberkan-peran-4-bos-act-yang-jadi-tersangka-mulai-dari-pendiri-hingga-sekretaris-yayasan