Persib Akan Pakai Enam Pemain Asing Musim Depan? Ini Kata Bos Maung Bandung

Striker Persib Bandung, Bruno Cantanhede, merayakan gol debutnya ke gawang Persita Tangerang.
Striker Persib Bandung, Bruno Cantanhede, merayakan gol debutnya ke gawang Persita Tangerang. Bolanas

Persib Mau Pakai Enam Pemain Asing Musim Depan? Ini Kata Bos Maung Bandung

Persib Bandung akan berlaga di pentas Asia musim depan seiring kepastian mereka meraih satu tiket ke AFC Cup 2023 berkat raihan posisi dua klasemen Liga 1 2021.

Terkait persiapan mereka musim depan, bos Persib Bandung angkat bicara mengenai regulasi AFC yang memperbolehkan tim yang berlaga di kompetisi Asia memakai enam pemain asing.

Enam pemain asing itu dengan skema 5+1.

Saat ini Persib Bandung memang telah memastikan lolos ke Piala AFC tahun musim depan.

Ini setelah Maung Bandung menyegel peringkat kedua klasemen Liga 1 2021/2022.

Kepastian ini menjadi hiburan tersendiri bagi bobotoh karena Persib Bandung gagal jadi juara Liga 1 2021/2022.

Persib terakhir berlaga di AFC Cup tahun 2105 setelah juara Liga Super.

Setelah itu, meski selalu lolos penilaian AFC sebagai klub profesional, Persib Bandung tak bisa lolos ke kompetisi Asia.

Pun, Persib Bandung dihadapkan pada persoalan baru, yaitu ketentuan regulasi yang ditetapkan AFC musim depan.

Ini terkait kuota pemain asing yang didaftarkan para peserta kompetisi bergengsi di Asia tersebut.

Sebelumnya AFC menetapkan kuota pemain asing adalah 3+1, di mana tiga pemain asing diperkenankan dari negara mana pun, dan satu pemain asing harus berasal dari negara peserta AFC atau Asia Raya.

Saat ini, AFC mengeluarkan aturan baru, yaitu layout kuota 5+1.

Artinya AFC memperbolehkan lima pemain asing dari negara manapun dan satu pemain asing asal Asia untuk setiap klub yang ikut AFC Cup dan Liga Champions Asia.

Selain itu, dalam laman resmi AFC Cup the-afc.com, batas jumlah pemain yang di daftar pun mengalami perubahan yaitu, dari sebelumnya 30 menjadi 35 pemain, yang bertujuan untuk memperkuat kualitas, daya saing, dan standing kompetisi Klub AFC.

“Komite Eksekutif AFC juga menyetujui rekomendasi untuk meningkatkan kuota pemain asing dalam daftar pemilihan pemain, dari kuota 3+1 yang ada menjadi 5+1 mulai berlaku dari musim 2023-2024. Hal itu untuk memperkuat kualitas, daya saing, dan standing kompetisi Klub AFC,” tulis pernyataan resmi AFC, Jumat (25/2/2022).

Jika dilihat dari maksudnya, tentu perubahan aturan AFC tersebut bisa dianggap positif.

Namun, hal tersebut bertolakbelakang dengan regulasi batas kuota pemain asing di klub peserta liga 1, yaitu layout 3+1.

Jika sebuah tim Liga 1 yang berkompetisi di AFC Cup dan LCA harus mengontrak lima pemain asing untuk berlaga di ajang tersebut, maka dua pemain asing dipastikan ‘ngangur’ terutama bila aturan Liga 1 belum berubah untuk mengikuti aturan baru dari AFC ini.

Atas, kondisi ini Persib Bandung pun dihadapkan pada buah simalakama, karena di satu sisi mungkin mencari amunisi asing tambahan agar dapat berlaga di kompetisi AFC Cup.

Namun di sisi lain, dua pemain asing tambahan itu berpotensi tidak dapat berlaga di Liga 1 musim depan.

Saat ini Persib Bandung sudah memiliki Nick Kuipers, David da Silva, dan Bruno Cantanhede sebagai legiun asing luar Asia, serta Mohammed Rashid sebagai pemain asing asal Asia.

Menanggapi mengenai kuota pemain asing 5+1 di AFC Cup, Direktur PT. Persib Bandung Bermartabat (PBB) Teddy Tjahjono mengaku, belum ada pembahasan antara jajaran pelatih maupun manajemen, terkait regulasi kuota tambahan pemain asing di turnamen Piala AFC musim depan.

Hal tersebut, karena selain kompetisi Liga 1 2021/2022 belum selesai, tapi juga jadwal pertandingan turnamen AFC Cup belum diterbitkan pihak penyelenggara.

“Saat ini, kita masih fokus dengan Liga 1. Selain itu jadwal AFC belum keluar, dan kita akan menunggu regulasi seperti apa untuk Liga 1 tahun depan,” ujarnya saat dihubungi melalui telepon, Minggu (27/3/2022).

Sumber (TribunJabar)

Leave a Reply

Your email address will not be published.