Easy With Knowledge

Penerapan Pelat Nomor Putih Berlaku Mulai Pertengahan Juni 2022,Simak Selengkapnya

Penerapan Pelat Nomor Putih Berlaku Mulai Pertengahan Juni 2022,Simak Selengkapnya
Penerapan Pelat Nomor Putih Berlaku Mulai Pertengahan Juni 2022,Simak Selengkapnya
(Korlantas polri)

Kasubdit STNK Ditregident Korlantas Polri Kombes Taslim Chairuddin mengatakan, material TNKB berwarna dasar putih mulai didistribusikan ke jajaran polda pada awal Juni 2022.

Korlantas Polri menargetkan penerapan pelat nomor atau tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) dengan dasar warna putih mulai pertengahan Juni 2022.

Perubahan tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) atau pelat nomor kendaraan pribadi di Indonesia akan segera diterapkan.

Direncanakan mulai peeretengahan Juni 2022, pelat nomor kendaraan pribadi berwarna putih akan diberlakukan secara bertahap.

Baca juga: Begini cara urus stnk hilang dan biayanya

Material TNKB sudah selesai saat ini, masih dalam proses produksi diperkirakan material sudah bisa kita distribusikan ke jajaran di awal Juni, dengan perkiraan nanti di pertengahan Juni saya maksimal itu penggunaan material TNKB warna dasar Putih tulisan hitam itu sudah mulai bisa digunakan, kata Taslim dikutip dari korlantas.polri.go.id, Jumat (3/6/2022).

Pada awal pelaksanaan, tidak semua kendaraan bisa mendapat nomor pelat putih. Dalam masa awal, kendaraan yang mendapatkan pelat nomor baru hanya diutamakan bagi kendaraan baru dan yang habis masa berlaku pajak lima tahun.

Taslim menyebutkan jika adanya perbedaan masa berlaku TNKB pada setiap pemilik kendaraan sehingga menyebabkan tidak bisa langsung semua kendaraan mendapatkan plat nomor baru.

Kendaraan nanti yang daftar baru datang ke kantor yang membutuhkan TNKB karena materialnya sudah menggunakan spesifikasi baru tentu kita akan berlakukan demikian yang perpanjangan STNK lima tahunan otomatis TNKB-nya habis masa berlakunya,  kata Taslim.

Penerapan pelat nomor putih juga bertujuannya untuk memudahkan penerapan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) atau Tilang Elektronik yang saat ini sudah mulai diberlakukan.

Peraturan perubahan warna pelat nomor kendaraan tertuang dalam Peraturan Kepolisian Nomor 7 tahun 2021 tentang registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor pasal 45.

Baca juga: Baby Shima Dihujat Publik Karena Tampil Bar-Bar: Sebagai Penghibur, Saya Minta Maaf

Pelanggaran yang Bisa Kena Tilang Sistem ETLE Mobile

Penerapan electronic traffic law enforcement (ETLE) mobile atau tilang dengan menggunakan kamera ponsel sudah mulai diterapkan oleh Ditlantas Polda Jawa Tengah.

Dalam penerapannya, tidak semua petugas kepolisian bisa melakukan tilang dengan melakukan tilang.

“Tidak semua anggota juga menggunakan HP bisa menindak dengan HP, bisa meng-capture. Jadi ada petugas tertentu saja yang sudah memiliki kualifikasi sebagai penyidik pembantu atau penyidik,” ucap Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Pol Aan Suhanan seperti dikutip NTMC Polri, Rabu (1/6/2022).

Tilang ini hanya bisa dilakukan personel yang kompeten serta memiliki surat tugas. Kamera yang dioperasionalkan juga akan dicatat IMEI-nya.

Aan menjelaskan, jenis-jenis pelanggaran yang bisa terjaring ETLE mobile adalah pelanggaran yang tidak terlalu rumit.

“Pelanggaran bisa diambil oleh ETLE mobile yang berbasis kamera HP ini, hanya pelanggaran-pelanggaran yang kasat mata yang pembuktiannya tidak terlalu rumit, seperti tidak menggunakan helm, kemudian melawan arus, masa berlakunya pelat nomor ini sudah habis,” ucap Aan.

ETLE mobile diharapkan bisa mencatat pelanggaran yang tidak dapat dijangkau oleh ETLE statis.

Beberapa contoh pelanggaran, di antaranya tidak pakai helm, melawan arus, dan parkir tidak pada tempatnya.

Aan melanjutkan, penerapan ETLE mobile tidak jauh berbeda dengan ETLE pada umumnya.

Setelah petugas patroli mengambil gambar pelanggaran, gambar dikirim ke kantor untuk diproses menjadi surat tilang kemudian dikirim ke alamat pelanggar.

“Untuk mekanisme dan SOP dari penindakan ETLE Mobile ini, sama halnya dengan ETLE statis yakni gambar pelanggaran yang telah diambil petugas nantinya akan dikirim ke back office yang ada di tingkat polres maupun polda, langsung diproses untuk kemudian diterbitkan surat tilang,” ucap Aan.
sumber: tribunmanado.co.id.

Response (1)

Leave a Reply

Your email address will not be published.