Easy With Knowledge
News  

Mogok Pemula, Kementerian UKM diminta menyerap program penciptaan lapangan kerja baru

Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

Dunia-Ilmu.com, Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan Kementerian Usaha Kecil dan Menengah (UKM) diminta menerima korban wirausaha dalam program wirausaha baru (WUB).

“Akhir-akhir ini banyak kita dengar berita untuk pemula, yang merupakan peluang menteri untuk mengambil alih program WUB. Pengusaha baru saya lihat, programnya dari tahun ke tahun semakin menurun,” ujarnya. Komisi VI DPR Nevi Zuairina, Sabtu (11/6/2022).

Menurut dia, pemogokan perusahaan start-up disebabkan sejumlah faktor yang memberikan tekanan ekonomi bagi perusahaan.

Baca lebih banyak: Badai berhenti bekerja di perusahaan crypto, FTX santai dan masih mempekerjakan pekerja

Faktor-faktor ini termasuk kenaikan suku bunga AS, kondisi ekonomi makro yang lemah, dan transisi pasca-epidemi dan reorganisasi tenaga kerja.

“Kementerian harus menyoroti masalah ini. Jadi ini sangat efektif membantu pengangguran di semua daerah,” katanya.

Di sisi lain, Nevi menyoroti sertifikasi yang dibutuhkan oleh pelaku UKM untuk memudahkan pemerintah dan instansi terkait untuk mempermudah proses sertifikasi halal, khususnya UMKM.

Ia mengatakan Chemncope bisa berkoordinasi dengan kementerian atau lembaga lain untuk mewujudkannya.

“Kami ingin para pelaku UKM mudah mengakses SNI. Karena sulit di kepala, kondisi kompleks, sehingga penyebaran informasi terbatas, sertifikasi tidak seimbang, prosesnya lama dan rumit, biaya administrasinya mahal. mahal,” katanya.

Baca lebih banyak: PHK pensiun meningkat, anggota parlemen menuntut perlindungan pekerja.

Pemogokan tersebut dikatakan dimulai oleh e-commerce JDID, Zenius Pendidikan Pemula, Fabio Pemula Furniture, Pemula Pertanian Thanihub dan BUMN LinkAja.

Sumber artikel =https://www.tribunnews.com/bisnis/2022/06/11/startup-mulai-lakukan-phk-kementerian-koperasi-ukm-diminta-serap-melalui-program-wirausaha-baru