Easy With Knowledge

Menagaih utang Rp17 juta tapi di maki-maki aten sakit hati tembak korban

Dunia-Ilmu.com, Madinah – Penagihan utang aten terjadi di Sumatera bagian utara di Resimen Madinah. Kapolsek Medina AKBP HM Reza Chairul Akbar S alias Aten AW mengatakan, dirinya ditembak mati oleh seorang warga Desa Mura Sipongi di Kecamatan Pasaar Muara Siponggi Medina Regina. Kejadian bermula saat kriminal RS alias Aten Ro menagih 17.899.000 hutang dan melukai korban (AW) karena tidak merespon baik korban (AW). “Saat korban dijerat, dia memilih marah dan pelaku menembakkan senapannya ke arah korban,” kata pria dengan dua buah melati di pundaknya, Minggu (10/7/2022). Menurut mantan Casatlantas Polrestabes Lapangan, Atten melarikan diri ke Desa Seoundol, Kecamatan Sosopan, Istana Bupati.
Mengetahui hal tersebut, AKBP M Reza Chairul Akbar meminta Satreskrim Polsek Madinah menangkap pelakunya. “Jangan pulang sampai Anda menangkap penjahat,” kata polisi nomor satu Medina. Pada Kamis (7/7/2022) sekitar pukul 00.30 WIB, ia ditangkap oleh Subtim Jatranras III Polda Sumut, ujarnya. “Tersangka dan barang buktinya sudah dibawa ke Polsek Madinah,” katanya.

Baca lebih banyak: Fakta Mayat di Kantong, Sesepuh Rp. Ketika mereka mengumpulkan 500.000 hutang, mereka dibunuh berpasangan.

Ia mengaku kepada pihak berwajib bahwa dirinya sakit hati dengan ucapan korban, Yudi. “Akibatnya, pelaku dijerat dengan pasal penyerangan berat berdasarkan Pasal 351 (2) KUHP dan divonis lebih dari lima tahun penjara,” katanya. Artikel ini dipublikasikan oleh Tribun-Medan.com Bahkan penagihan utang telah dikutuk, Athena telah ditembak jatuh oleh senapan AW,
Sumber artikel =https://www.tribunnews.com/regional/2022/07/11/tagih-utang-rp-17-juta-tapi-di-maki-maki-aten-sakit-hati-tembak-korban-pakai-senapan-angin