Easy With Knowledge
News  

Juru bicara polisi Buddhis Roy Surio tidak kesal dengan protes itu, tetapi karena dia marah

Dunia-Ilmu.com, Jakarta – Mantan politikus Demokrat Roy Surio dikabarkan telah memposting mem stapa Borobudur yang dipahat. Beberapa waktu lalu, pelapor mengaku alasan dia melaporkan pakar telematika itu bukan karena kesal dengan keributan itu. Herna Sutana Roy Surio, perwakilan Buddha dari Kurdish Santos, melaporkan hal itu ke Polda Metro Jaya, Senin (20/6/2022). Herna kepada wartawan, Senin (20/6/2022): Dia menegaskan bahwa pengakuannya diperoleh melalui penyiksaan.

Baca lebih banyak: Roy Serio melaporkan kembali pelecehan simbol agama oleh perwakilan Buddhis

“Saya tegaskan lagi, jadi kami tidak kesal, kami tidak ingin melihat ke arah lain,” sambungnya. Menurut Herna, Roy Seryo terlibat dalam penyebaran ujaran kebencian terhadap individu atau kelompok berdasarkan suku, agama, ras, atau golongan (SARA). Patung itu juga dikatakan telah didirikan di wajah Jokowi, menghina agama Buddha. “Inilah yang kami lakukan sebagai umat Buddha,” kata Herna.
Dilaporkan pada tanggal 20 Juni 2022 oleh LP/B/3042/VI/2022/SPKT/Polda Metro Jaya. Roy Surio didakwa pada tahun 2008 karena melanggar Pasal 28 (2) (45) Pasal 45A UU No. 2016 (UU) 19 Tahun 2008 . “Kemudian ada Pasal 156 A (KUHP) KUHP,” kata Herna.
Sumber artikel =https://www.tribunnews.com/metropolitan/2022/06/20/perwakilan-umat-budha-polisikan-roy-suryo-bukan-terprovokasi-buzzer-tapi-karena-tersinggung