Ini Dia Tips Jual NFT di OpenSea Agar Cepat Laku dan Cuan Segunung!

Foto: NFT (Pixabay)

Jangan sembarangan jual NFT di OpenSea. Bisa melanggar aturan Undang-Undang. Simak ideas aman dan cara jual NFT ini!

NFT atau Non Fungible Token adalah produk investasi yang masih termasuk ke dalam keluarga kripto. Bedanya, NFT tidak memiliki harga tukar yang sama seperti bitcoin. Namun, untuk bisa melakukan transaksi di NFT, Anda harus memiliki dompet kripto atau crypto wallet.

NFT hadir untuk memberikan wadah bagi para seniman yang ingin menjual aset virtual dalam bentuk NFT. Penjualan NFT pada tahun 2021, mencapai hingga 25 miliar USD atau setara dengan Rp 357 triliun. NFT menggunakan teknologi blockchain untuk merekam segala transaksi di dalamnya.

Di Indonesia, NFT mulai banyak dibicarakan setelah salah satu mahasiswa bernama lengkap Sultan Gustaf Al Ghozali berhasil menjual karyanya yang berupa foto selfie dengan konsep Ghozali Everyday di NFT dengan harga miliaran rupiah.

Ghozali mengupload koleksi aset digitalnya yang berupa foto selfie sejak tahun 2017 sampai dengan 2021 melalui salah satu marketplace NFT terbesar yaitu OpenSea. Hingga saat ini, OpenSea turut jadi pembicaraan di kalangan masyarakat Indonesia.

Platform OpenSea sudah berdiri sejak 2017 di New York, Amerika Serikat. Ada banyak marketplace NFT lainnya yang bisa Anda gunakan sesuai kebutuhan aset digital. Beberapa di antaranya memiliki aset khusus untuk dijadikan NFT, seperti Axie Infinity atau Nifty Gateway yang dikhususkan untuk aset virtual berupa game.

Indonesia sendiri sudah memiliki beberapa marketplace NFT lokal. Seperti Enevti, Baliola, Paras.id, TokoMall dan Kolektibel. Melalui marketplace tersebut, Anda bisa menjadikan aset virtual menjadi aset NFT yang bisa dijual.

Jangan Asal Jual NFT!

Bersamaan dengan perkembangan pasar NFT di Indonesia akibat Ghozali Effect, ternyata masih sangat disayangkan bahwa masyarakat Indonesia melirik NFT tanpa dibekali literasi yang baik terkait dunia kripto.

Hal tersebut bisa dilihat dari adanya penyalahan momentum. Di mana masyarakat Indonesia mengikuti jejak Ghozali untuk terjun ke dunia NFT dengan cara yang salah. Seperti mengunggah foto KTP yang berisikan information pribadi.

Itu menunjukkan bahwa minat masyarakat Indonesia terhadap NFT tidak berbanding lurus dengan pemahamannya. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui terlebih dahulu tujuan dan objektif yang diambil.

Karena, NFT adalah suatu aset yang tidak terlalu likuid. Penjualan NFT, khususnya dari tangan kedua atau selanjutnya tidak semudah yang dipikirkan. Perlu diingat kembali, bahwa NFT juga merupakan aset investasi yang tetap memiliki risiko.

Pemerintah Indonesia sendiri tidak melarang masyarakatnya menjual NFT di OpenSea atau marketplace NFT lainnya. Namun, pihak Kominfo mengingatkan bahwa, jika ingin menjual NFT tetap tidak boleh melanggar aturan yang ada.

Kominfo juga mengingatkan para platform transaksi NFT untuk tetap memastikan platformnya tidak memfasilitasi segala bentuk penyebaran konten yang melanggar peraturan Undang-Undang (UU), baik pelanggaran ketentuan perlindungan information pribadi dan atau pelanggaran hak kekayaan intelektual.

Tercantum pada UU Nomor 11 Tahun 2018 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) serta perubahannya dan peraturan pelaksananya, mewajibkan kepada seluruh penyelenggaraan sistem elektronik (PSE) untuk memastikan platformnya tidak digunakan sebagai sarana tindak pelanggaran peraturan perundang-undangan.

Pelanggaran dari kewajiban tersebut dapat dikenakan sanksi administratif termasuk pemutusan akses platform bagi pengguna Indonesia. Maka dari itu, Kominfo memberi imbauan kepada masyarakat untuk bisa merespon tren NFT dengan bijak agar tidak timbul dampak negatif.

Kementerian Kominfo akan berkoordinasi dengan Bappeti, Kepolisian hingga Kementerian/Lembaga lainnya untuk menindak tegas para pengguna platform NFT yang menyalahgunakannya dan melanggar hukum.

Tips Jual NFT di OpenSea atau Pasar Digital biar Laku

Setelah mengetahui tujuan dan informasi mengenai aturan NFT, tentunya Anda harus paham juga apa yang menjadi hal penting ketika menjual aset virtual di platform NFT. Apalagi dengan keberhasilan Ghozali yang mengantongi uang miliaran karena NFT.

Walaupun terlihat “hanya” foto selfie, Ghozali tetap memiliki konsep untuk aset virtual yang sudah Ia jalani sejak tahun 2017. Untuk itu, Anda yang ingin ikut terjun ke dunia NFT, perlu mengetahui terlebih dahulu syarat utama agar aset virtual bisa laku di marketplace NFT seperti OpenSea.

Setidaknya, Anda harus memerhatikan tiga syarat atau tiga poin utama agar aset virtual milik Anda yang akan dijadikan NFT bisa laku di pasar digital. Apa saja syaratnya?

NFT harus memiliki unsur kelangkaan atau rarity. Jadi, pastikan aset NFT Anda memiliki keunikan yang tidak umum.

NFT harus memiliki nilai tambah atau extra worth yang bisa ditawarkan kepada para investor atau calon pembeli.

NFT memiliki aspek komunitas. NFT bisa menjadi sangat sukses jika dibangun atas aspek pastime yang sama dari banyak individu sehingga terbentuk value.

Poin-poin di atas menjadikan NFT sebagai tempat investasi yang menarik bagi para seniman yang memiliki karya unik atau berbeda dari yang lainnya. Para seniman atau konten kreator bisa menjual hasil karya seninya secara langsung tanpa ada campur tangan pihak lain.

Cara Buat Akun dan Transaksi Jual Beli NFT di OpenSea

NFT akan diperjualbelikan dengan sistem lelang yang bisa dijumpai di berbagai situs online, seperti OpenSea. Sebagai marketplace NFT terbesar, OpenSea sudah memiliki 300 ribu pengguna dengan aset NFT lebih dari 34 juta.

Aset NFT pada OpenSea sangat beragam, mulai dari foto, video, GIF dan lain sebagainya. Mayoritas para pengguna OpenSea melakukan transaksi dengan mata uang kripto Ethereum. Tidak semua platform NFT menggunakan mata uang kripto yang sama.

Setiap marketplace NFT memiliki aturan transaksi dan penggunaan mata uang kripto yang berbeda-beda. Jadi, pastika sebelum melakukan transaksi di OpenSea, Anda sudah memiliki crypto pockets terlebih dahulu sesuai dengan ketentuan platform NFT.

Jika Anda masih bingung cara untuk membuat akun OpenSea sampai dengan cara jual beli NFT di dalamnya, silahkan simak langkah-langkah berikut ini.

1. Cara Membuat Akun OpenSea

Untuk bisa bertransaksi di OpenSea, Anda harus membuat akun terlebih dahulu. Pertama, Anda harus menyambungkan platform OpenSea dengan dompet virtual atau dompet kripto. Contohnya adalah MetaMask.

Langkah Awal:

  1. Buka situs OpenSea di aplikasi browser (opensea.io).
  2. Masuk ke dalam situs OpenSea menggunakan dompet digital, misalnya MetaMask.
  3. Lalu, Anda akan diminta untuk mengunduh browser extension MetaMask jika belum memilikinya.
  4. Setelah itu, silahkan klik Create A Wallet.
  5. Atur password yang nantinya digunakan untuk mengamankan crypto wallet.
  6. Baca ketentuan situs yang muncul dan klik kotak “I Have Read”.
  7. Lalu klik tombol “Create”.
  8. Setelah itu akan muncul halaman awal perkenalan MetaMask.
  9. Lalu akan muncul Secret Recovery Phase, pastikan Anda simpan information tersebut dengan baik.
  10. Silahkan masukan urutannya dengan benar.
  11. Klik “Confirm”.
  12. Akan muncul notifikasi yang berisi kalimat akun Anda sudah berhasil diaktifkan.
  13. Klik “All Done” untuk menyelesaikannya.

Langkah kedua:

  1. Kembali buka situs OpenSea yang sudah dibuka.
  2. Masuk dengan MetaMask (bisa gunakan dompet virtual lain yang sudah Anda miliki).
  3. Setelah itu akan muncul notifikasi dari MetaMAsk.
  4. Akan muncul informasi, silahkan pastikan informasi telah benar.
  5. Lalu klik “Next”.
  6. Akan ada notifikasi kedua, klik “Next” lagi.
  7. Lalu akan muncul ilustrasi OpenSea yang sudah terhubung dengan dompet virtual MetaMask.
  8. Anda telah berhasil memiliki akun di marketplace OpenSea.

Verifikasi Akun

  1. Klik “Account” lalu klik opsi “Profile” di akun OpenSea Anda.
  2. Anda belum bisa melakukan Create dan harus menekan ikon gerigi.
  3. Nantinya akan muncul notifikasi Signature Request dari MetaMask.
  4. Klik tombol “Sign”.
  5. Isi kolom Username dan Email
  6. Lalu klik tombol “Save”.
  7. Akan muncul notifikasi Check Your Email setelahnya.
  8. Silahkan langsung cek inbox di electronic mail Anda untuk melakukan verifikasi.
  9. Klik hyperlink verifikasi yang terdapat di electronic mail tersebut.
  10. Lalu electronic mail akan berhasil terhubung dengan OpenSea dan proses verifikasi selesai.

2. Cara Jual NFT di OpenSea

Untuk bisa memiliki aset virtual di OpenSea untuk dijual, tentu Anda harus memiliki karya yang bisa diubah menjadi aset NFT. Bagaimana cara buat dan jual NFT di OpenSea? Ini dia cara lengkapnya:

  • Masuk ke situs OpenSea lewat dompet MetaMask.
  • Di halaman awal OpenSea, pilih opsi “Create”.
  • Lalu masukkan document yang ingin Anda jadikan NFT (gambar, foto, video, dll) dari menu dropdown.
  • Klik “Create” di bagian bawah hakaman OpenSea untuk mengunggah NFT milik Anda.
  • Lengkapi informasi aset virtual seperti nama dan deskripsi NFT.
  • Klik “Save” dan silahkan tunggu pesan konfirmasi.
  • Buka menu “My Collection” dengan mengklik ikon foto profil di pojok kanan atas.
  • Pilih NFT Anda yang akan dijual.
  • Klik “Sell”.
  • Lalu pilih skema penjualan. Klik “Fixed Price” jika akan menjual langsung, klik “Time Auction” jika ingin menggunakan skema lelang.
  • Masukkan harga NFT Anda dengan mata uang kripto Ethereum.
  • Anda bisa mengatur berapa lama Anda ingin menjual aset NFT di kolom “Duration”
  • Jika sudah selesai mengatur, silahkan klik “Complete Listing”.

Jika tahapan demi tahapan sudah selesai, OpenSea akan melakukan konfirmasi. Jika dikonfirmasi, NFT Anda di OpenSea akan tersedia untuk publik.

3. Cara Beli NFT di OpenSea

Selain menjual aset virtual di NFT, Anda juga bisa melakukan pembelian aset NFT yang tersedia di platform OpenSea. NFT yang Anda beli bisa Anda simpan dan dijual lagi nantinya. NFT sendiri dianggap sebagai investasi yang harganya bisa melambung tinggi.

Untuk bisa mendapatkan NFT di OpenSea, Anda harus membelinya terlebih dahulu. Nah, ikuti cara membeli NFT di OpenSea berikut ini:

  • Jangan lupa untuk mengisi saldo dompet kripto Anda yang telah terhubung dengan OpenSea.
  • Login akun OpenSea Anda melalui situs opensea.io.
  • Cari NFT yang ingin Anda beli dengan mengklik menu “Explore” pada halaman awal OpenSea.
  • Jika Anda sudah menemukan aset NFT yang cocok, silahkan beli dengan klik opsi “Place Bid” jika NFT tersebut menggunakan skema lelang.
  • Masukkan penawaran harga menggunakan mata uang Ethereum.
  • Tunggu hingga waktu lelang selesai. Jika Anda mendapatkannya, silahkan klik “Checkout” dan konfirmasi pembayaran Anda dengan dompet virtual kripto.
  • Apabila NFT dijual dengan skeme jual langsing, Anda tinggal mengklik “Buy Now” lalu klik “Checkout” dan konfirmasi pembayaran.

Itu dia informasi mengenai ideas jual NFT di OpenSea agar Anda tidak sembarangan menjual aset virtual di platform tersebut. Pilih aset virtual yang memang memiliki nilai jual seperti lukisan, foto, avatar, video, musik, aset sport dan lain-lainnya. Berhati-hati dan bijaklah dalam menjual barang yang akan dijadikan aset virtual NFT.

Leave a Reply

Your email address will not be published.