Harga Bitcoin, Dogecoin hingga Shiba Inu Naik, 5 Kripto Diprediksi Bullish Pekan Ini

Harga Bitcoin, Dogecoin hingga Shiba Inu Naik, 5 Kripto Diprediksi Bullish

Harga uang kripto seperti Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Binance Coin (BNB), hingga Dogecoin (DOGE) dan Shiba Inu (SHIB) dll kembali bergerak di zona hijau pada perdagangan hari ini, Kamis 10 Maret 2022. Simak uang kripto yang berpotensi bullish pekan ini.

Pada perdagangan Kamis 10 Maret 2022 pukul 07.21 WIB, Coinmarketcap mencatat kenaikan harga Bitcoin (BTC). Harga uang kripto Bitcoin / BTC yang merupakan crypto foreign money dengan market cap terbesar, berada di stage US$ 41.990,08. Dalam 24 jam terakhir, harga Bitcoin / BTC naik 8,33%. Dalam 7 hari perdagangan, harga Bitcoin / BTC turun 4,20%

Selain BTC, harga uang kripto lain yang berada di kelompok 5 besar market cap masih naik. Harga Ethereum / ETH (market cap terbesar kedua) di stage US$ 2.724,38 naik 5,66% dalam 24 jam terakhir. Dalam 7 hari perdagangan, harga Ethereum / ETH turun 7,45%.

Harga Tether / USDT (market cap terbesar ketiga) di stage US$ 1, naik 0,01% dalam 24 jam perdagangan. Dalam 7 hari perdagangan, harga Tether / USDT turun 0,01%.

Harga Binance Coin / BNB (market cap terbesar keempat) di stage US$ 393,92 naik 2,86% dalam 24 jam perdagangan. Selama 7 hari perdagangan, harga Binance Coin / BNB turun 3,52%.

Harga USD Coin (market cap terbesar kelima) di stage US$ 1 naik 0,03% dari sehari sebelumnya. Selama 7 hari perdagangan, harga USD Coin naik 0,09%.

Baca Juga: Prediksi IHSG Kamis (10/3) Menguat Lagi, Cek Saham Pilihan untuk Trading Hari ini

Sementara itu, harga Dogecoin / DOGE yang populer karena Elon Musk naik 3,89% dalam 24 jam terakhir menjadi US$ 0,1213. Dalam 7 hari perdagangan, harga Dogecoin turun 8,66%.

Harga uang kripto populer lainnya, Shiba Inu (SHIB) naik 3,72% dalam 24 jam terakhir menjadi 0,00002378. Dalam 7 hari perdagangan, harga Shiba Inu turun 7,65%.

Menurut Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, kenaikan harga uang kripto seperti Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Binance Coin (BNB), hingga Dogecoin (DOGE) dan Shiba Inu (SHIB) dll ini disebabkan oleh aksi purchase the dip investor. Selain itu, sebagian besar pelaku pasar, nampaknya sudah banyak melirik market kripto sebagai alternatif investasi saat ini.

Meski begitu, Afid melihat sejatinya pasar kripto masih tergolong bearish dan akan terus terjadi selama beberapa waktu ke depan. Butuh sentimen positif yang besar atau bombastis untuk menggerakkan market ke zona hijau secara terus menerus.

“Kondisi market kripto pekan ini sejatinya masih diterpa sentimen negatif, ada beberapa penyebab utamanya. Mulai dari rencana Presiden AS, Joe Biden yang bakal mengeluarkan perintah eksekutif meregulasi aset kripto pada akhir pekan nanti hingga masih terkait kondisi geopolitik Rusia-Ukraina,” kata Afid dalam Tokocrypto Market Signal yang dirilis Rabu (9/3)

regulasi aset kripto di Amerika Serikat bakal mempengaruhi pelaku pasar. Mereka khawatir bahwa aturan itu tidak akan mengatur stablecoins dan mata uang virtual financial institution sentral (CBDC) saja, tetapi aset kripto pada umumnya.

Di tengah kondisi pasar saat ini, Afid memberikan sejumlah aset kripto yang berpotensi bullish dan bearish di pekan kedua bulan Maret ini.

Aset kripto pertama yang berpotensi bullish adalah Elrond (EGLD). Blockchain memiliki token asli yang dikenal sebagai eGold, atau EGLD, yang digunakan untuk membayar biaya jaringan, mempertaruhkan, dan memberi penghargaan kepada validator. Menurut Afid, EGLD bisa berpeluang bullish dengan sentimen dari peluncuran Metabonding, software bootstrap komunitas terbaik untuk startup Web3.

“Peluncurannya sendiri akan berlangsung pada 15 Maret mendatang. Namun, sudah ada sentimen positif, karena EGLD menjalankan staking yang bisa mendapatkan rewards token baru,” kata Afid.

Berikutnya ada Harmony (ONE). Afid menjelaskan sentimen positif ONE datang dari kabar peluncuran Chrome Extention Wallet pada 15 Maret mendatang. Extention ini akan memperluas ekosistem Harmony yang sebelumnya tidak bisa menggunakan pockets MetaMask.

Tadinya, MetaMask ini tidak bisa digunakan menggunakan jaringan blockchain Harmony (ONE). Namun, pada tanggal 15 Maret nanti akan diintegrasikan. Alhasil, orang-orang yang menggunakan MetaMask, bisa menggunakan Mainnet-nya ONE.

Aset kripto lain yang patut dicermati pekan ini adalah Theta Network (THETA). Theta Network (THETA) berpotensi bullish karena akan merilis Hard fork V3.3 pada 14 Maret nanti. Hard fork sendiri adalah perubahan protokol pada aset kripto tertentu yang menyebabkan versi lama menjadi tidak valid.

“Theta Network Hard fork v3.3 akan menambah peningkatan ekosistem. Keuntungan bagi investor, Hard fork pada THETA ini adalah menurunkan ambang batas staking, sehingga bisa mendapatkan bunga lebih tinggi,” terang Afid.

Selain itu, aset kripto Verge (VXG) juga dinilai Afid berpotensi untuk berada dalam tren hijau. Hal ini lantaran XVG akan ada Block Reward Halving pada tanggal 14 Maret 2022. Agenda tersebut akan memikat investor untuk membeli atau HODL koin mereka, alhasil, nilai XVG akan meningkat dalam beberapa waktu mendatang.

Afid menyebut, hal itu juga merupakan rangkaian dari Block present halving sebelumnya pada 8 Maret. Nilai XVG pun dalam sepekan terakhir berhasil meningkat 10%.

Aset kripto terakhir yang bisa dilirik di pekan ini adalah CELO (CELO). Aset kripto ini diyakini masih dalam fase bullish diakibatkan oleh Hard fork Espresso yang sudah aktif pada 8 Maret lalu.

Menurut Afid, investor masih memanfaatkan sentimen positif ini untuk meng-HODL token CELO dalam sepekan terakhir nilainya sudah bergerak naik di kisaran 8-15%.

“Hard fork Espresso membuat CELO menarik banyak investor dan komunitas ya. Pembaruan ini membuat venture yang menggunakan platform CELO sepenuhnya kompatibel dengan peningkatan terbaru ke jaringan Ethereum,” tutup Afid.

Itulah perkembangan uang kripto seperti Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Binance Coin (BNB), hingga Dogecoin (DOGE) dan Shiba Inu (SHIB) dll pada perdagangan Kamis 10 Maret 2022 dan rekomendasi kripto yang berpotensi bullish pekan ini. Ingat, investasi uang kripto berisiko tinggi, pelajari dahulu semua risikonya sebelum transaksi.

Source:https://investasi.kontan.co.id/

Leave a Reply

Your email address will not be published.