Easy With Knowledge

Dalam 7 tahun kiprahnya, Vicki Tanzil memamerkan karya fotografinya ‘2014-2020 hingga 2022’.

Wartawan Tribune News Fitri Wolandari Dunia-Ilmu.com, Jakarta – Sejak didirikan pada tahun 1839 hingga pertengahan abad terakhir, fotografi telah menjadi bahan perdebatan sengit mengenai apakah bentuk seni atau hanya penggunaan perangkat optik-mekanis untuk merekam realitas. Banyak orang saat ini percaya bahwa fotografi memang sebuah karya seni, dan itu membuat perbedaan bagi kerabat dekat.

Baca lebih banyak: Pengenalan Fotografi ke Dunia Media Digital

Jadi apa yang membuat fotografi bijaksana? Untuk menjawab pertanyaan ini Anda benar-benar perlu kembali ke definisi seni. Jumat (8/7/2022), dikutip dari www.artphotoacademy.com, menggambarkan seni Mary Webster secara jelas dan ringkas: ‘sesuatu yang dibuat dengan imajinasi, keterampilan dan keindahan untuk mengekspresikan pikiran atau perasaan yang penting.’ Kenyataannya tidak begitu sederhana.
Kembali ke definisi klasik, dapat dilihat bahwa fotografi memiliki segalanya dan merupakan media yang ideal untuk penerapan ekspresi kreatif. Fotografi dapat diambil sebagai pengganti kata-kata, jadi, seperti bahasa apa pun, itu juga dapat digunakan untuk tujuan artistik. Seorang seniman sejati pasti memiliki sesuatu yang penting untuk dikatakan dan dia ingin menyampaikan pesan itu kepada dunia.

Baca lebih banyak: Momentum TMP membangun kekuatan partai dalam pelatihan penulisan jurnalistik dan fotografi.

Hal ini terkait dengan kemampuan manusia untuk menginterpretasikan informasi apa pun, memberikan kebebasan kepada seniman untuk mengekspresikan gambar secara harfiah dalam berbagai cara.
Sumber artikel =https://www.tribunnews.com/lifestyle/2022/07/08/7-tahun-berkarya-vicky-tanzil-pamerkan-karya-fotografi-2014-2020-via-2022