Ada 3.735 Kuota Beasiswa Kemendikbud, Guru hingga Dosen Bisa Daftar

Ada 3.735 Kuota Beasiswa Kemendikbud, Guru hingga Dosen Bisa Daftar

Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) Kemdikbudristek yang dikelola Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) kembali dibuka April 2022 ini. BPI bekerjasama dengan lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) membuka beasiswa untuk jenjang S1, S2, dan S3, baik di dalam maupun luar negeri.

BPI merupakan program beasiswa perluasan program LPDP yang diinisiasi tahun 2021. BPI juga menjadi salah satu dukungan dari pemerintah untuk terus mendorong lebih banyak masyarakat agar berkesempatan menikmati kuliah di kampus-kampus kelas dunia.

Ada 3.735 Penerima Beasiswa

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim mengatakan pada tahun 2022 ini jumlah penerima beasiswa lebih banyak dibanding tahun 2021.

“Tahun 2021 lalu, saat BPI dimulai, jumlah penerima mencapai 2179, tahun ini direncanakan sebanyak 3.735 penerima beasiswa dan kedepan akan semakin meningkat,” ucapnya dikutip dari laman resmi Puslapdik, Selasa (19/4/2022).

Berbeda dengan BPI tahun sebelumnya yang hanya untuk jenjang pascasarjana, melalui perluasan LPDP ini, ada beasiswa jenjang S1, bahkan ada beasiswa untuk seniman dan pelaku budaya.

“Saya mengajak para siswa, guru, tenaga kependidikan, dosen, seniman dan pelaku budaya memanfaatkan kesempatan emas ini,” jelas Nadiem.

Ada 13 Jenis Beasiswa

BPI Kemendikbudristek tahun 2022 sendiri telah dibuka mulai Senin, 11 April sampai dengan 30 Juni 2022.

Dalam beasiswa ini ada sebanyak 13 jenis beasiswa yang ditawarkan, mulai dari jenjang D4, sarjana atau S1, magister (S2) dan doktoral atau S3.

Sasaran penerima BPI Kemendikbudristek ini yakni calon guru SMK dan pelaku budaya, serta calon dosen dan dosen, baik di perguruan tinggi akademik atau di perguruan tinggi vokasi.

Peluang untuk Guru dan Tenaga Kependidikan

Berdasarkan Buku Panduan Pendaftaran BPI Bergelar tahun 2022 disebutkan, untuk jenjang S1 dan D4 ada program calon guru SMK.

Adapun untuk sasaran jenis ini kriterianya adalah sebagai berikut:

siswa yang baru lulus atau sudah diterima sebagai mahasiswa maksimal di semester 3 di Tahun Ajaran 2022/2023.

lulusan SMK yang telah diterima di perguruan tinggi dan jurusan sesuai dengan program keahlian yang menjadi sektor prioritas nasional, yakni sektor hospitality, ekonomi kreatif, pemesinan dan konstruksi, pekerja migran, kemaritiman dan pertanian.

lulusan SMK yang telah diterima sebagai mahasiswa maksimal di semester 3 atau mahasiswa ongoing serta untuk guru dan tenaga kependidikan.

Sementara itu, untuk jenis beasiswa jenjang S2 dan S3, juga ada peluang bagi guru dan tenaga kependidikan di satuan pendidikan formal dan nonformal yang ada di bawah naungan Kemendikbudristek.

Untuk bisa mendaftar beasiswa ini, guru dan tenaga kependidikan harus sudah mengajar minimal dua tahun berturut-turut di pendidikan formal dan nonformal, baik di sekolah negeri atau swasta yang berada dibawah naungan Kemendikbudristek.

Informasi lengkap terkait Beasiswa Pendidikan Indonesia Kemdikbud 2022 bisa cek di laman beasiswa.kemdikbud.go.id. Semoga berhasil

salam,

sumber:detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.