7 Makanan Ini Ampuh Cegah Naiknya Asam Lambung Saat Puasa

7 Makanan Ini Ampuh Cegah Naiknya Asam Lambung Saat Puasa

Bulan suci Ramadhan adalah bulan spesial bagi umat Islam di seluruh dunia dimana mereka diwajibkan untuk berpuasa.

Puasa selama Ramadhan tidak makan dan minum dari waktu sahur hingga berbuka selama satu bulan lamanya.

Perut kosong saat berpuasa, memungkinkan beberapa orang batal puasa karena asam lambung naik sampai ke kerongkongan.

Naiknya asam lambung terkadang menyebabkan sensasi terbakar di perut yang tak tertahankan.

Melansir dari Boldsky Kamis (31/3/2022), berikut beberapa suggestions untuk membantu meredakan naiknya asam lambung saat berpuasa.

1. Melon kesturi

Serat dan antioksidan yang ada dalam melon kesturi banyak membantu dalam melawan gejala keasaman.

Buah ini sangat menenangkan perut dan mengurangi keasaman.

2. Air kelapa

Air kelapa adalah salah satu pengobatan terbaik untuk keasaman karena dapat menormalkan tingkat pH dan mengeluarkan racun.

3. Pisang

Kandungan kalium dalam pisang dapat membantu mengurangi gejala keasaman.

Tak hanya itu, pisang juga dapat mengubah tingkat pH lambung.

4. Air hangat

Meskipun kedengarannya aneh, menyesap secangkir air panas atau hangat kuku secara berkala juga dapat mengurangi keasaman.

Cobalah selama periode puasa.

5. Susu dingin

Jika perut terasa terbakar, minum susu dingin bisa menguranginya karena bisa menyerap asam yang ada.

Jangan mencampur gula saat meminum susu.

6. Buttermilk

Buttermilk dapat bekerja dengan baik dalam mengurangi keasaman.

Secangkir susu mentega atau buttermilk bisa membantu menenangkan perut.

Khasiatnya memiliki efek pendinginan yang dapat mengurangi iritasi.

7. Cairan

Tingkatkan asupan cairan. Minumlah air atau kaldu secara berkala. Jika keasaman tetap ada bahkan setelah mengikuti tip ini, konsultasikan dengan dokter.

Tak terasa puasa Ramadhan sudah di depan mata.

Puasa menahan diri dari haus, lapar dan segala hal yang bisa membatalkan puasa.

Simak suggestions agar tidak lemas saat menjalani puasa Ramadan, berikut hal yang perlu dilakukan.

Diketahui, umat Islam akan memasuki bulan Ramadan dan menjalani ibadah puasa wajib hanya tinggal hitungan hari.

Banyak rintangan yang akan dihadapi umat Islam saat berpuasa.

Mulai dari lapar, lemas, haus hingga hal lain yang menyertai.

Agar tidak lemas selama berpuasa, kita wajib menjalankan pola hidup sehat agar tetap semangat.

Konsumsi makanan dengan nutrisi seimbang saat puasa juga sangat diperlukan untuk menjaga daya tahan tubuh terlebih dalam situasi pandemi.

Oleh karena itu, Anda harus menerapkan perilaku hidup sehat di bulan Ramadhan agar tetap sehat.

Dikutip dari kemkes.go.id, berikut 7 suggestions saat berpuasa agar tidak lemas dan tetap sehat.

1. Sahur

Saat waktu sahur dianjurkan untuk tidak merokok, perbanyak makan-makanan berserat seperti buah-buahan dan sayuran.

Menu yang dimakan memengaruhi kerja tubuh Anda selama berpuasa.

Perbanyak makan- makanan berserat.

2. Hindari Mengonsumsi Makanan Berminyak

Makanan berminyak menyebabkan penyumbatan di pembuluh darah, sehingga aliran oksigen menjadi berkurang dan mengakibatkan mengantuk pada siang hari.

3. Atur Makan Malam

Makan terlalu banyak saat malam hari menyebabkan obesitas.

Hindari minum kopi dan soda saat malam hari karena membuat sulit tidur dan menimbun banyak lemak.

4. Makan Secukupnya saat Berbuka Puasa

Ketika langsung makan banyak saat berbuka puasa dapat membuat perut sesak.

Oleh karena itu, makanlah secara bertahap mulai dari air putih dan sedikit makanan manis untuk menambah energi.

Selain itu, pilihlah menu bergizi seimbang, kurangi makanan manis, asin, dan berlemak.

5. Aktivitas Fisik Minimal 30 Menit

Lakukan aktivitas fisik minimum 30 menit akan membuat tubuh tetap bugar.

6. Atur Pola Tidur

Apabila harus bangun pagi hari untuk menyiapkan makan sahur.

Maka jangan tidur terlalu malam untuk keperluan yang tidak terlalu penting.

7. Minum 8 Gelas Air Putih

Air putih sangat penting bagi tubuh.

Oleh karena itu dianjurkan minum air putih sebanyak 8 gelas dalam sehari.

Adapun pembagiannya, yaitu:

– Minum setelah bangun sahur

– Selepas sahur

– Minum saat berbuka puasa

– Selepas salat maghrib

– Selapas Makan

– Selepas salat isya

– Selepas salat tarawih

– Sebelum tidur

Manfaat Puasa Bagi Kesehatan Tubuh

Dikutip dari kemenag.go.id, beberapa penelitian mengungkapkan manfaat puasa bagi kesehatan, antara lain:

1. Tubuh mendapatkan fase istirahat usus dan perut serta membantu detoksifikasi (pengeluaran racun dari dalam tubuh).

2. Puasa dapat mengurangi kadar lemak tubuh.

Kelebihan lemak tubuh bisa merusak keseimbangan sistem kekebalan tubuh manusia.

Lemak yang banyak akan memicu produksi sel, yang menyebabkan peradangan pada organ tubuh, memicu munculnya penyakit pembuluh darah dan masalah kesehatan lainnya.

3. Rasa lapar memicu sel-sel induk dalam tubuh untuk memproduksi sel darah putih baru untuk melawan infeksi.

Para peneliti menyebutkan bahwa puasa berfungsi sebagai ‘pembalik sakelar regeneratif’ yang mendorong sel induk menciptakan sel darah putih baru.

Penciptaan sel darah putih baru inilah, yang menjadi dasar regenerasi seluruh sistem kekebalan tubuh.

4. Puasa bermanfaat dalam merestart sistem kerja tubuh.

Kondisi ini membantu menciptakan lingkungan yang sehat bagi tubuh untuk meregulasi hormon.

Mereka yang makan setiap tiga sampai empat jam sekali tidak sempat mengalami lapar, sehingga tidak merasakan kemampuan tubuh untuk menyampaikan sinyal lapar.

Ketika asupan makanan untuk tubuh dihentikan selama 12 jam, tubuh dapat lebih fokus pada kemampuannya untuk meregenerasi sel. Sumber: Serambinews.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.