Mengenal Cara Kerja Fiber Optik lengkap dengan Pengertian, Jenis, Komponen

5 min read

fiber optik

Fiber optik atau kabel serat fiber merupakan salah satu jenis kabel yang terbuat dari plastik atau kaca yang teksturnya sangat halus . Alat ini dapat membantu komunikasi berjalan dengan cepat ialah adanya teknologi komunikasi yang dikembangkan dengan bantuan kabel serat optik atau fiber optik. Berikut ulasan mengenai pengertian, jenis, komponen, dan cara kerja fiber optik.

Pengertian Fiber Optik

Fiber optik atau kabel serat fiber merupakan salah satu jenis kabel yang terbuat dari plastik atau kaca yang teksturnya sangat halus yang berguna sebagai media transmisi karena dapat mentransmisikan sinyal cahaya dengan kecepatan yang tinggi dari satu lokasi ke lokasi lainnya.

Fiber optik mulai dikembangkan pada tahun 1960, pada waktu itu masih terbuat dari bahan dielektrik yang berbentuk seperti kaca. Kelebihan yang dimiliki fiber optik dibandingkan dengan media transmisi lainnya ialah fiber optik memiliki kecepatan yang tinggi dalam menyalurkan information yang banyak, ukurannya ringan dan kecil jika dibandingkan dengan kabel lainnya, fiber optik dapat menyalurkan sinyal lebih jauh dibandingkan dengan kabel listrik lainnya, dan masih banyak lagi.

Selain memiliki kelebihan, fiber optik juga memiliki kelemahan. Kelemahan-kelemahan yang dimilikinya di antaranya ialah perawatan dan pemasangan fiber optik yang sulit, otomatis biaya instalansi fiber optik juga tinggi, harga fiber optik relatif mahal, dan fiber optik tidak dapat dipasang pada belokan yang tajam.

Jenis-jenis Fiber Optik

Fiber optik tidak hanya terdiri dari satu jenis saja, tetapi memiliki jenis-jenis yang berbeda. Jika di kelompokkan berdasarkan mode transmisinya, fiber optik memiliki dua jenis. Berikut ini jenis-jenis dari fiber optik :

1.Fiber Optik Single Mode
Jenis yang pertama ialah fiber optik single mode. Fiber optik ini merupakan kabel jaringan yang hanya memiliki satu transmisi, sehingga hanya dapat menyebarkan cahaya dalam suatu waktu dengan satu inti saja. Jenis kabel ini memiliki ukuran kecil dengan diameternya kurang lebih 9 mikrometer dan digunakan untuk mentransmisikan cahaya inframerah yang memiliki panjang gelombang 1300 sampai 1550 nanometer.

2. Fiber Optik Multimode
Jenis yang kedua ialah fiber optik multimode. Cara kerja fiber optik jenis ini ialah dapat mentransmisikan cahaya dalam jumlah yang banyak dalam waktu yang bersamaan sebab memiliki ukuran inti yang besar, yaitu sekitar 625 mikrometer. Jika fiber optik single mode digunakan untuk mentransmisikan cahaya inframerah yang memiliki panjang gelombang 1300 sampai 1550 nanometer, maka fiber optik multimode mentransmisikan cahaya inframerah yang memiliki panjang gelombang 850 sampai 1300 nanometer.

Komponen-Komponen Fiber Optik

Sebuah benda pasti disusun oleh beberapa komponen, begitu juga dengan fiber optik. Fiber optik disusun oleh komponen-komponen penting agar kabel ini dapat bekerja sesuai dengan fungsinya. Berikut ini komponen-komponen dari fiber optik:

1.Core atau Bagian Inti
Menjadi yang terpenting dalam komponen fiber optik, middle atau bagian inti ini bertugas untuk mentransmisikan cahaya yang terbuat dari kaca maupun plastik. Besarnya middle berbanding lurus dengan dengan banyaknya cahaya yang dapat ditransmisikan.

2. Cladding
Cladding merupakan komponen fiber optik yang terletak pada bagian yang melindungi dan mengelilingi middle secara langsung. Fungsi dari komponen ini yang selain untuk melindungi middle ialah sebagai pemantul gelombang cahaya agar kembali ke inti.

3.Coating
Bagian komponen dari fiber optik ini terbuat dari bahan plastik yang elastik. Coating sendiri berfungsi sebagai pelindung fiber optik dari semua gangguan fisik yang mungkin terjadi. Contohnya seperti lengkungan pada kabel dan kelembaman udara yang ada pada kabel.

4. Strenght Member dan Outer Jacket
Komponen dalam fiber optik ini menjadi komponen terpenting, sebab komponen ini berfungsi sebagai pelindung utama kabel fiber optik. Strenght member dan outer jacket letaknya berada pada lapisan paling luar fiber optik, sehingga secara langsung melindungi fiber optik dari segala gangguan fisik.

Cara Kerja Fiber Optik

Cara kerja fiber optik pada dasarnya memiliki prinsip yaitu mentransmisikan informasi dalam bentuk gelombang cahaya atau foton. Berbeda dengan kabel biasa lainnya yang mentransmisikan informasi melalui perantara listrik, fiber optik ini menggunakan sinyal cahaya yang sebelumnya telah dikonversikan dari aliran listrik sebelum digunakan untuk mentransmisikan information atau informasi.

Cara kerja fiber optik dimulai dengan serat optiknya yang mengirimkan information dalam bentuk partikel yang cahaya yang disebut foton tadi dalam bentuk denyutan pulsa virtual lewat kabel serat optik. Selanjutnya middle dan cladding yang memiliki indek bias yang berbeda membelokkan cahaya yang masuk pada sudut tertentu. Ketika sinyal dikirim lewat kabel serat optik, kemudian terjadilah refleksi inner total. Refleksi inner complete diikuti proses cahaya yang memantul pada middle dan cladding dalam rangkaian bouncing zig zag.

Sinyal cahaya fiber optik tidak dapat bergerak sesuai dengan kecepatan cahayanya karena lapisan kata pada fiber optik yang lebih padat. Untuk dapat memperbarui dan meningkatkan sinyal sepanjang perjalanan, kadang kala transmisi fiber optik membutuhkan repeater pada jarak tertentu intervalnya. Repeater inilah yang berfungsi mengubah sinyal optik yang bentuknya cahaya menjadi sinyal listrik. Kemudian sinyal listrik tersebut diproses dan mentransmisikan kembali sinyal optik.

Itu tadi informasi mengenai pengertian, jenis, komponen, dan cara kerja fiber optik. Meskipun harga dari fiber optik relatif mahal, tetapi cara kerja dan kualitas dari salah satu jenis kabel ini perlu diacungi jempol.

Fiber optik atau kabel optik terdiri dari sebuah komponen yang terbalut dalam kaca atau plastik berbentuk silinder untuk mentransmisikan information dengan cepat melalui cahaya. Cara kerja fiber optik dalam melakukan transmisi information dengan cepat akan menghasilkan komunikasi information yang cepat. Kecepatan tersebut berasal dari gelombang cahaya, karena sifat cahaya memiliki kecepatan yang lebih tinggi dari pada kecepatan gelombang radio.

Fungsi Fiber Optik

Sebelum mengetahui cara kerja fiber optik, perlu diketahui fungsi – fungsi fiber optik terlebih dahulu. Selain dapat melakukan transmisi information dengan cepat, fiber optik memiliki fungsi kerja yang lainnya, yaitu :

1. Mentransmisi Data dengan Kecepatan Super
Berbeda dengan kabel biasa lainnya yang menggunakan kecepatan rambat elektron atau kecepatan radio, fiber optik menggunakan gelombang cahaya untuk mentransmisikan data. Gelombang cahaya memiliki kecepatan yang luar biasa cepat.

2. Hubungkan Internet Sampai ke Seluruh Penjuru
Jaringan web yang menggunakan fiber optik banyak digunakan di dalam laut agar hubungan antar negara dengan negara yang lain tetap terkoneksi. Hal tersebut karena fiber optik menjangkau sampai jarak sekitar 2000m dengan kecepatan sampai lebih dari 1 Gbps.

3. Pengganti Kabel yang Lain
Keutungan yang ditawarkan oleh fiber optik sudah tidak perlu diragukan lagi, diantaranya : kecepatan yang super, dan koneksi stabil. Keuntungan tersebut diambil oleh banyak perusahaan dengan mengganti jaringan web mereka dengan kabel fiber optik.

4. Kabel Utama
Fiber optik dijadikan kabel utama oleh ISP atau Internet Service Provider, lembaga penyedia jasa internet. Penggunaan fiber optik digunakan untuk memberikan pelayanan web yang maksimal bagi pelanggan mereka. Beberapa lembaga penyedia jasa web yang menggunakan kabel fiber optik, diantaranya : Telkom, MNC Play, My Republic, dan lainnya.

Ternyata banyak sekali fungsi fiber optikyang dpat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari – hari. Baik secara individu maupun pemakaian secara global.

Cara Kerja Fiber Optik

Data dikirim dalam sinyal listrik, kemudian information diubah menjadi gelombang cahaya. Cahaya tersebut mengirim information menuju tempat yang dituju dengan menggunakan kabel fiber optik. Data yang dalam bentuk gelombang cahaya diubah menjadi information elektrik, kemudian information diterima.

Penjelasan di atas merupakan cara kerja fiber optik secara ringkas. Deskripsi yang lebih element akan dijabarkan dibawah ini :

1. Sinyal yang pertama berbentuk gelombang listrik oleh traducer electrooptic (laser Dioda) diubah menjadi sebuah gelombang cahaya.
Perubahan dari gelombang tersebut dilakukan untuk tujuan agar supaya dapat dilalui kabel fiber optik

2. Proses transmisi information melalui kabel fiber optik menuju penerima atau receiver.
Letaknya berada di ujung lainnya dari kabel fiber optik.

3. Perubahan gelombang cahaya
Gelombang cahaya diubah menjadi gelombang elektro oleh traducer electrooptic (Photo Dioda).

Selama proses ini berlangsung, pelemahan cahaya biasa terjadi di fiber optik, sambungan – sambungan serat kabelnya, dan juga konektor pada perangkatnya. Solusi dalam menangani pelemahan dibutuhkan pengulangan, agar supaya gelombang cahaya lebih kuat dan tidak mengalami pelemahan cahaya lagi selama proses mentransmisi data.

Fiber optik memiliki cara kerja yang sederhana, akan tetapi komponen yang terdapat pada kabel fiber optik ini cukup unik dan berbeda dengan kabel lain. Komponen dalam fiber optik berupa kaca yang digunakan untuk mengoptimalkan penangkapan gelombang cahaya dari cermin, sehingga mentransmisi information dengan kecepatan tremendous dalam jangkauan jarak yang luas. Pantulan dari cahaya membentuk sudut – sudut yang rendah dengan serat kacanya, sehingga mempengaruhi kemurnian kabel fiber optik. Jika semakin murni, maka gelombang cahaya yang diserap akan semakin sedikit dan menghasilkan pantulan yang besar.

Komponen yang tersusun dari serat optik (pada fiber optik)
Komponen yang tersusun dari serat optik ada 5, yaitu : Inti (Core), Cladding, Coating (Buffer), dan Streng Thening, serta Outer Jaket.

Komponen Inti Kabel
Core atau komponen inti kabel fiber optik ini memiliki tugas mengirimkan gelombang cahaya dari ujung yang satu menuju ke ujung lainnya.

Komponen Selubung
Cladding atau komponen selubung yang ada pada kabel fiber optik berfungi sebagai cermin yang dapat memantulkan cahaya agar merambat ke ujung yang lain.

Komponen Pelindung
Komponen pelindung biasa disebut juga dengan coating. Coating memiliki peran sebagai pelindung mekanis yang digunakan untuk melindungi fiber optik dari beberapa masalah dan kerusakan. Selain digunaakn sebagai pelindung fiber optik, coating juga memiliki peran lain yaitu melakukan pengkodean warna pada kabel fiber optik.

Komponen Penguat
Streng thening memiliki tugas sesuai dengan namanya yaitu serat penguat. Serat tersebut dapat menguatkan bagian dalam kabel fiber optik, sehingga kabel tidak mudah putus karena terbuat dari kain yang sangat banyak, serta memiliki ketahanan yang baik.

Komponen Selongsong
Selongso kabel merupakan nama lain dari jacket cable. komponen fiber optik ini memiliki kinerja sebagai pelindung seluruh bagian dalam kabel, dan di dalamnya terdapat sebuah tanda pengenal yang terbuat dari bahan PVC.

Komponen – komponen yang ada dalam kabel fiber optik melakukan perannya dengan baik, sehingga kabel fiber optik menghasilkan kinerja yang most desirable dan efisien untuk digunakan.

Kartu Keluarga: Cara Cetak Online dan Ubah Data

Dunia-Ilmu.com – Kartu Keluarga (KK) berfungsi sebagai identitas pelengkap Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang sering digunakan dalam persyaratan administratif. Mulai dari pendaftaran BPJS, pendaftaran...
admin
2 min read

GoPay – Cara Top Up, Cara Cek Saldo, dan…

Menggunakan e-money untuk segala transaksi baik on-line maupun offline bukan lagi hal aneh saat ini, Selain lebih aman, instrumen keuangan ini dinilai cukup praktis...
admin
2 min read

5 Rekomendasi Printer Cetak Foto Terbaik (Terbaru Tahun 2021)

Berbicara mengenai rekomendasi printer cetak foto pasti banyak sekali berbagai macam model yang bisa anda temukan di pasaran dengan berbagai macam ukuran dan harga...
admin
2 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *