Mengenal Lebih Jauh ‘Flexing’ Metode yang Digunakan Affiliator Binary Option untuk Menggaet Korbannya

Mengenal Lebih Jauh 'Flexing' Metode yang Digunakan Affiliator Binary Option untuk Menggaet Korbannya

Maraknya kasus Binary Option seperti mengingatkan kita pada kasus Umrah Murah First Travel.

Walaupun berbeda namun Binary Option dan First Travel memiliki satu persamaan menjajakan kemewahan di dalamnya.

Mereka menunjukkan kemewahan untuk menarik perhatian calon membernya untuk mau meninggalkan uang pada perusahaan yang mereka promosikan.

Pepatah mengatakan bahwa “Poverty Screams but Wealth Whispers” atau diartikan Orang Miskin yang menjerit sementara Orang kaya tidak berisik.

Analogi tersebut menggambarkan bahwa orang yang benar-benar kaya akan senantiasa diam tanpa banyak memamerkannya.

Potret orang yang kaya sungguhan adalah orang yang terkesan sederhana tanpa ada upaya memamerkan kekayaannya.

Seorang konglomerat yang umumnya berpakaian sederhana tanpa terlihat mencolok dengan barang mewahnya.

Namun orang kaya yang sekarang seringkali memamerkan harta kekayaannya untuk bisa dipandang lebih oleh orang lain.

Orang yang benar-benar kaya biasanya tidak tertarik untuk memamerkan kekayaan, mereka cenderung menjaga privasinya lebih rapat.

Dan istilah untuk kekayaan yang dipamerkan ini adalah ‘flexing’ yang marak dipakai oleh influencer muda saat ini.

Contohnya kasus First Travel pengelola ibadah haji yang menawarkan harga sangat murah dalam akomodasinya.

Pemiliknya hidup dengan berbalut kemewahan dan dipamerkan pada publik.

Namun dibalik semua itu mereka bergelimang harta hasil dari penggelapan dana member umrahnya.

Kemudian hal ini menjadi kasus yang viral saat itu karena banyak orang yang menderita kerugian dari Travel Umroh tersebut.

Dari situlah kata ‘flexing’ akan dengan mudah kita cerna, yaitu marketing untuk membangun kepercayaan dan menunjukan pada purchaser dan akhirnya percaya dan menaruh uangnya pada mereka.

Dalam teori kebiasaan konsumen ada yang dinamakan “conspicuous consumption” atau konsumsi yang sengaja diperlihatkan pada orang lain.

Baca Juga: Menngenal teknologi fintech dan manfaatnya yang besar bagi masyarakat

Mempertunjukan mobil mewah, jam tangan mahal, hingga rumah yang seperti istana.

Kemudian orang akan menilai dan orang yang flexing biasanya mengirim sinyal pada orang lain bahwa dia adalah orang yang luar biasa.

Ataupun flexing dengan cara yang lebih lembut adalah seperti ketika pergi ke dokter anda akan melihat sertifikat yang memperlihatkan pencapaian
dokter tersebut untuk menaruh kepercayaan dari kita padanya.

Hal tersebut juga dipakai oleh para Affiliator Binary Option macam Indra Kenz, Doni Salmanan dan yang lainnya.

Mereka berdua paling dikenal karena menunjukkan cara flexingnya dengan metode yang sangat terlihat.

Mereka memberi sinyal tersebut dengan membagi uang dengan nominal besar dengan cuma-cuma seperti kasus Doni Salmanan pada Reza Arap.

Leave a Reply

Your email address will not be published.